Latest Entries »

menunggu utk curhat

cerita 10 agstus 2012

sepertinya,, ini adalah titik terpuruk dalam 23 tahun hidup saya
dosen bukan
mahasiswa bukan
apa apa juga bukan

msh dg cerita yg sama

sebenranya sy sdah berusaha utk lepas dr jeratan ini,,
hanya belum ada yg tertambat

daftar di 25 lebih koorporasi

sy merasakan apa yg Errizal rasakan
malu datang ke kampus
Ya Allah,, ada kah hamba mendapatkan azabmu
maafkan hamba Allah

hamba ingin lepas dr kampus brawijaya dan kota Malang
hamba sudah bosan d sini

Advertisements

Aslkm wr wb
ini cerita ku di tanggal 5 Agustus 2012
Pagi td, teman sekamar ku, Fasih, pulang ke Pamekasan
Td siang, teman sekamar ku, Galih, pulang ke Garut

subhanallah,, kenal dg org2 hebat dg karakter luar biasa..

Pare, inilah yg aku sebut
Pare adalah pelampiasan
Pare adalah pelarian
Pare adalah harapan
Pare adalah marajut mimpi
Pare adalah fullfilling motivasi

Ya Allah, sudah sebulan sy di Pare,,
tidak terasa
pelarian, pelampiasan ku harus berakhir
sy harus (mau tidak mau) melanjutkan novel non fiksi hidup ku,,,

tidak boleh nangis
tidak boleh mewek di depan bapak dan Ibu
tidak boleh lemah
tidak boleh cengeng

Ya Allah, jika ini adalah wujud sayangmu pd hamba,,, hamba ikhlas 😀
utk Mu
utk Ibu
utk Bapak
utk Keluarga

this is my 12th day in Pare

As always happen, new place is mean new story. Let me roll my story to you best friends…

i start my first pharagrph story with adaptate with new culture, new weather. London room is my greats room with my 3 friends others.
There are Galih, Bagus and Andy.

Galih : He is sundanesse, native from Garut. Now, he still *going* at University of Garut with accuntant for his minor. 160 cm and 55 kg in weigh. Brown skin with straigh hair and neutral glasses for confident support. Cheer-up man and high passion to raise dream.

Bagus : Nganjuk is his hometown. Calm and melankolis. Silent at the first sight but deeply kind of fun. Bagus focus study in speaking and confidence buildeng. Therfore he join with speaking class. 175 cm and 60 kg

Andy. My friend from Malang. 20 old. Basketball player. 175 and 56 kg. Women lover. Bakso eater. Lot of secret on him. Moody person. Hight impression wave (woman said*)

Cerita 10 Juli 2012

yesterday,, i met all kind of around person from this archipelago
i mention it for you :
Hilman from Tasikmalaya
Fian From Sumenep
Andri from Tasikmalaya
Andre from Bandung
Bagus from Nganjuk
and lot of more…

This is first day in Pare to start a plan
big plan for me that Allah sent

i got class
vocab class
writing class
ielts class
ielts class @Test
that sounds good

bismillah
lets go to find somthing breakfast

Cerita 9 juli 2012

sepertinya hari ini,, kegigihan dan keoptimisan saya benar2 d uji dengan Allah,,
mungkin Allah sdg menanyakan ttg kepercayaan Dewa akan janji Nya…
Ya,, sy msh percayan dan yakin,, bahwa Engkau kan wujudkan bg dia yg sungguh2 dan tawakal

td menyempatkan diri utk ngobrol dan diskusi dg Dita : rekan asdos di Psikologi Fisip
dia bercerita,,
alhamdulillah,, akhir Juli sy pindah,, krena lolos UGM.. Wahid juga,, Nia juga,,
blar, y seneng ya sedih,,
what about me,,sy belum kemana2?
Sementara Zz dan mb Devi ke UnDip
Dian Tami ke UI
Genta kemungkinan ke UGM
Ikayanti : lolos Indonesia Mengajar,,,

ya sy msh optimis,, klo sy bs ke Luar Negeri utk sekolah master beasiswa

sebentar lg sy berangkat ke Pare utk memperdalam b,ing dan agustus ambil tes ielts,, cukup banyak investasi yg sy keluarkan utk ini…

Mohon doanya

hampir2 desperate,,, Allah,, engkau hadir utk hambaMu yg membutuhkan,,,
Bismillah

Ulang tahun dan Refleksi Eksistensi Informasi

 

(Voice of America Rayakan Hari Jadi ke-70, Sabtu, 05 Mei 2012, http://www.voaindonesia.com/content/voice-of-america-rayakan-hari-jadi-ke-70-138539259/104303.html)

 

Sulitnya tanpa media

Betapa luar biasanya, media mempengaruhi dan mempropagandakan informasi bagi masyarakata. Entah 70 tahun lalu, pada apa masyarakat Amerika bergantung, mungkin juga dunia, jika VOA tidak turut andil bagian dalam menengahi informasi perang-perang dunia. Sangatlah signifikan, peran media dengan opini yang berkembang di masyarakat. Media lah yang menjadi tangan panjang masyarakat dalam partisipasinya mengontrol sistem sosial. Ahh.. apa jadinya, jika William Harlan Hale tak berinisiatif untuk terjun langsung dengan senjata radio nya dalam rangka mendamaikan dunia.  Membawa sisi lain dari kedamaian Jepang dan USA.

 

Saya pikir, VOA lahir untuk menginformasi dan menginspirasi dunia . Tak luput juga dengan salah satu cerita tentan Pram di bawah ini :

—–

Era menjadi sangat mudah ketika semua sudah dalam versi digital. Digitalisme informasi membawa tuntutan ekstra cepat sekaligus juga murah. Memanjakan konsumen dan mempermudah produsen informasi. Hingga akhirnya, konsumen merasa sangat nyaman dengan apa yg ia dapatkan * determinisme tekhnologi informasi, “Marshal McLuhan”

 

Pram, haruslah lebih akrab dengan informasi. Pram seyogyanyalah luas akan wawasan. Alih alih, apa yg ia kerjakan sekarang menuntutnya akan hal tesebut. Dalam 5 tahun terakhir dia habiskan waktu di perantuan. Tempat yang didesain melatih mental, fisik dan tempa karakter. Universitas Brawijaya Malang, menjadi jodoh perantauannya kini. Menjadi dan terpilih sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Studi produksi, olah, atur dan kontrol pesan. Itulah makro studi Ilmu Komunikasi.

 

Prioritaslah yang menjadi dasar pemenuhan kebutuhan. Maslow : dengan 5 tahapan kebutuhan manusia, biologis hingga eksistensi. Pram, meyadari akan kekurangan yang ia terima. Namun sbg seorang subjektivis. Segala sesuatu itu bukan 100 persen “given” namun ada kuasa Tuhan dengan kombinasi usaha manusia yang membawa pada tingkat capaian yang maksimal.

 

Miskin,, tentu saja tidak.

Hanya cukup

 

Tak berlebihan kiranya, studi komunikasi ini menjadi sangat sulit utk dilalui. Ketercukupan finansial tidak menoleransi pada tingkat kebutuhan lebih tinggi lainnya.

Walhasil, eksistensi dalam konsumsi informasi harus di pangkas.

 

Secercah metafora membayangkan, seorang pemburu tanpa tombak, seorang penulis tanpa pena dan seorang (calon) pakar komunikasi tanpa informasi

 

aish, subyektifitas thingker and right brain method justru makin buat Pram kreatif

apa yang ia punya, itulah senjatanya. Jika sabak yang penulis punya, itulah penanya. Jika batu yang pemburu punya, itulah senjatanya.

So… What about Pram?

 

Apa yang Pram punya?

 

Informasi oh informasi

ketika BBM naik, harga buku pun makin naik

informasi oh informasi

ketika tiba d perantauan, TV dan radio pun menjadi idam idaman

informasi oh infromasi

ketika kebutuhan makan jd utama, koranpun hanya pinjaman

informasi ih informasi

ketika waktu telah habis tuk bekerja, luangpun terlewat tuk nikmati berita

 

diawal pun sudah di katakan, di tengahpun akan di tekankan

 

Pram sang subyektifis : bukan nasib namun upaya tuk bangkit

Cumlaude dalam 3 tahun 9 bulan mampu dia buktikan

ah,, tdak sesedehana cara menuliskannya

 

Hape mungil dengan fitur radio jadi sambungan murah, mudah dan dapat di andalkan

terima kasih untuk Andalus FM Malang yang me relay VOA Indonesia Pagi

siaran berita global dan nasional dikemas dengan ringkas namun padat

 

Sholat, mandi, makan, kuliah, istirahat, pulang dan tidur…. Ah, rutinitas yang jemu dan terus saja seperti itu

 

Butuh selingan, harus di paksa dan di cari..

Ya selingan informasi

VOA Indonesia mampu mengisi kekosongan dengan selingan2 hangat seputar informasi berita Internasional dan isu isu komunikasi politik dunia

 

Pagi hari sebelum berangkat, selalu disempatkan utk terus stay tune 91.10 Mhz FM, Andalus

agar selalu sigap dan cermat dalam menyikapi topik topik informasi

 

Khusunya kini, setelah Pram Lulus dan menjadi Dosen di Malang

ah,, VOA Indonesia terus menemani dengan kemudahanya..

Terima kasih VOA Indonesia. Kau telah menjadi sisi lain kesuksesan Pram

#4 Mei 2012.

Based on True

—–

Image

 

Sulitnya tanpa media Era menjadi sangat mudah ketika semua sudah dalam versi digital. Digitalisme informasi membawa tuntutan ekstra cepat sekaligus juga murah. Memanjakan konsumen dan mempermudah produsen informasi. Hingga akhirnya, konsumen merasa sangat nyaman dengan apa yg ia dapatkan * determinisme tekhnologi informasi

 

Pram, haruslah lebih akrab dengan informasi. Pram seyogyanyalah luas akan wawasan. Alih alih, apa yg ia kerjakan sekarang menuntutnya akan hal tesebut. Dalam 5 tahun terakhir dia habiskan waktu di perantuan. Tempat yang didesain melatih mental, fisik dan tempa karakter. Universitas Brawijaya Malang, menjadi jodoh perantauannya kini. Menjadi dan terpilih sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Studi produksi, olah, atur dan kontrol pesan. Itulah makro studi Ilmu Komunikasi. Prioritaslah yang menjadi dasar pemenuhan kebutuhan. Maslow : dengan 5 tahapan kebutuhan manusia, biologis hingga eksistensi.

Pram, meyadari akan kekurangan yang ia terima. Namun sebagai seorang subjektivis. Segala sesuatu itu bukan 100 persen “given” namun ada kuasa Tuhan dengan kombinasi usaha manusia yang membawa pada tingkat capaian yang maksimal.

Miskin,, tentu saja tidak. Hanya cukup

Tak berlebihan kiranya, studi komunikasi ini menjadi sangat sulit utk dilalui. Ketercukupan finansial tidak menoleransi pada tingkat kebutuhan lebih tinggi lainnya. Walhasil, eksistensi dalam konsumsi informasi harus di pangkas.

Secercah metafora membayangkan, seorang pemburu tanpa tombak, seorang penulis tanpa pena dan seorang (calon) pakar komunikasi tanpa informasi. Aish, subyektifitas thingker and right brain method justru makin buat Pram kreatif

Apa yang ia punya, itulah senjatanya. Jika sabak yang penulis punya, itulah penanya. Jika batu yang pemburu punya, itulah senjatanya. So… What about Pram? Apa yang Pram punya?

Informasi oh informasi : ketika BBM naik, harga buku pun makin naik

informasi oh informasi :ketika tiba d perantauan, TV dan radio pun menjadi idam idaman

informasi oh infromasi ketika kebutuhan makan jd utama, koranpun hanya pinjaman

informasi ih informasi ketika waktu telah habis tuk bekerja, luangpun terlewat tuk nikmati berita

 

Diawal pun sudah di katakan, di tengahpun akan di tekankan

Pram sang subyektifis : bukan nasib namun upaya tuk bangkit Cumlaude dalam 3 tahun 9 bulan mampu dia buktikan ah,, tdak sesedehana cara menuliskannya.Hape mungil dengan fitur radio jadi sambungan murah, mudah dan dapat di andalkan. Terima kasih untuk Andalus FM Malang yang me relay VOA Indonesia Pagi siaran berita global dan nasional dikemas dengan ringkas namun padat

Sholat, mandi, makan, kuliah, istirahat, pulang dan tidur…. Ah, rutinitas yang jemu dan terus saja seperti itu. Butuh selingan, harus di paksa dan di cari.. Ya selingan informasi VOA Indonesia mampu mengisi kekosongan dengan selingan2 hangat seputar informasi berita Internasional dan isu isu komunikasi politik dunia. Pagi hari sebelum berangkat, selalu disempatkan utk terus stay tune 91.10 Mhz FM, Andalus agar selalu sigap dan cermat dalam menyikapi topik topik informasi

Khusunya kini, setelah Pram Lulus dan menjadi Dosen di Malang ah,, VOA Indonesia terus menemani dengan kemudahanya.. Terima kasih VOA Indonesia. Kau telah menjadi sisi lain kesuksesan Pram

#4 Mei 2012. Based on True

Image

Kuasa, Cinta, Pengorbanan, Upaya semua telah di tulis dalm suatu buku yang rahasia,,,
tak pernha kita tahu, tak tahu di mana tempatnya dan tak sempat tuk kita cari

Saya ingin sekali membaca,, kemana rel hidup ini kan bertujuan

saat ini,, jika sya boleh berkiasan,, saya sedang menunggu kerta yang akan membawa saya pada tantangan dan kesempatan
ada banyak sekalia kereta yang datang lalu pergi zonder saya..
Ohh,,
masing masing kerta bukan bebas tuk naik dan masuk..
Mereka punya syarat, mereka punya klausul dan serangkaian test yang unik..siapa yg lolos, dia kan jadi salah satu penumpang terbaiknya..

Stasiun demi stasiun pun tak lepas dari daftar antrian saya
kereta demi kereta juga telah tertulis nama saya di sana
sampai saat ini : saya masih menunggu di ruang tunggu.. (Yang saya bayangkan VIP waiting room)

Bukan diam saya di sini. Bukan juga tak ada arti. VIP Room ini mengharuskan saya untuk turut andil bagian dalam aktifitas kereta yang lain. Yakni Kereta bernama KA. Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP UB
ah,, terkadang, sya harus ikut dalam rute,, namun dalam sekali kesempatan sy juga harus sejenak berhenti di stasiun
berganti kereta memilih untuk mencari yang sesuai harapan dan terbaik

Pengalaman pertama dalam hidup saya,, krena memang sy pertama kali menjalani hidup ini. Terlebih, jika memang ada re-inkarnasi hidup, saya juga tidak mengingat lagi, siapa dan bagaimana saya saat lampau. Oh Sang Mister I…

Mengingat adalah hal yang cukup menyedihkan bagi saya. Yakni Mengingat sesuatu yang tidak sesukses apa yang di harapkan

Indosat, Netsle, PTPN Yogya, Bank Indonesia, BRI, PT. Garuda Indonesia, PT. Angkasa Pura, dan masih ada lg di belakangnya…

suata saat saya kan tulis kisah lengkapnya,, hingga akhirnya,,, saya temukan kerta terbaik saya
🙂

Cerita 28 Januari 2012

selalu dan selalu,,
kejadian buruk dan ingin sekali lepas dr itu … Selalu dan selalu terulang

setiap weekend,, ketika tak ada cerita yg harus d buat,,, hal itu kan selalu dan selalu dilakukan,,,
bukan oleh diri saya,,
tp oleh diri sy yg lain, yg lebih jahat, yg lebih bengis, yg lebih bodoh, yg lebih atheis,,

padahal,, setaip detik di awal minggu sll ada commitmen utk menjadi sosok baru yg tdk seperti keledai,,masuk dalam lubang yg sama,,,

Ya Allah,, apa nama dr fenomena ini..
Sy ingin lepas dr addictive ini
please,, someone,, help me,,
i wanna freedom,,
guys,,
———–

sabtu ini sy habiskan
1. Tidur molor,, bangun jam 10
2. ngenet,,
3. Nonton film
4. Belanja ATK dan buku
5. ngantor ke rumpeng
6. Menunggu ibu kos yg ga datang2… (sy terkunci dr luar,,,menunggu sang pembawa kunci tiba)

——-
sembari menunggu kunci tiba, sy sms teman2,,
weh weh,,
responnya pada g asik smw,,, 🙂 ya itu krena dirimu sdg g asik juga,, akhirnya kamu iri kan,, dg ke asik an org lain

——
dan sy dan mulai ngantuk,,, mana nih kunci,,

—–
skrg,,,
ahh,, akhirnya,, sy ketemu teman2 sy di toko misbahul
ada Dio, Firly, Ucup..
Alhamdulillah,,
lumayan juga, bs di sambi sms an sama Zz,,
alhamdulillah,,
sekeji apapun manusia ,, Allah itu mash sayang dg umatnya,,
contoh nya sj,,
sy sgt jauh dr Allah,, tp Allah msh berkenan utk memperhatikan dan mendengarkan setiap doa doa hamba (sy. red)

—-
sms Andy : d balas,, bermain dg kucing baru
sms Nanda : d balas.. sy sdg d Lumajang
sms Dita : di balas .. Sy sibuk bikin kue
sms Nuzul : di balas lama bgt,,, sy nnton TV
sms Dio Kosan : di balas sy di Batu
lah lah,,,
——

mau menceritakan tokonya Bahul boleh ?…
Ini toko,, terletak di Jalan Soekarno Hatta Malang. Klo anda dari per 4an pesawat terbang Suhat,, belok ke arah UB,, nah skitar 3 menit..
nah..
Nih toko namanya : Secondhand Shoppe : satu markas dg coffe Tutu Demas… Nah,, dg logo kura2 kecil alias tukik.
Ya ini adalah toko clothing baju2 second,, yg udah terpilih dan msh berkualitas,, g hanya baju sih, tp juga ada sepatu, kalung, syal, tas
Nah, ukuran tokonya terbilang mungil..
3×4 meter persegi, dg 4 lighting halogen.. Cukup menarik …
D sambut dg basket berisis baju2
dan rak2 berbentuk L yg dominan dg pakaian wanita
mulai dress panjang, baju yukensi (semacam tanpa lengan)
trus,, ada kaus dan jaket pria…
Plus juga iringan lagu2 anak muda yg upbeat little beat rock melow 🙂
—-

Cerita 24 Janurai 2012

Allah itu BBBBBBBBBBBBB AAAAAAAAA EEEEEEEEEEEEEEEE KKKKKKKKKKKKKKK bgt 🙂

Woy 🙂
alhamdulillah
seminar nasionalnya sudah usai,
banyak belajar
ttg ke sekretariantan
ttg manajemen
ttg ketelitian…

Di marahi
di becandain
di telantarkan
terima kasih

ternyata,,pernah menjadi presiden bem pun jg belum tentu becus mengerjakan manajerial basic…
OHHH,, sombongnya,,
yg paling terasa adalah,, ketika pas capek,, Mas Arif, menyuruh saya utk beli minuman gelas…
What,,,
dua kardus pula,, sendirian,, ya Allah,,
sakit bgt,,,
maaf ya mas,,
maaf bgt,,
ya namanya Dewa,, apa sih yg nggakk, harus di lakukan.. Yaps.. Dg wajah yang siap grak 🙂
whmmmm
*siap mas Arif
——
Terima kasih Zz, telah mengamankan tas sy 🙂
jilbab ungu muda 🙂
—–
Andy mengajak makan di shaboten,,,
memanfaatkan voucher dr istrinya (maaf pacarnya)

—–
maaf kembali lg ke semnas..
Td ketemu dan kenal teman2 baru,, menyengkan..
Ada Tata, Bibi, Dea, Reza, Aldy, Dita, Astria,
calon2 org hebat,, jos gandoz pol2an

—-
terlelap dalam tidur yag capek.. Setelah semnas
terima kasih